Toshiba di Mejaku

Siang itu aku pulang dari kuliah, rasannya badan ini pegal sekali. Bukan karena aku tadi terlambat datang ke kampus. Sama sekali bukan, tapi lebih karena aku kemarin malam habis mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosenku. Apa yang membuatnya begitu galak ?, entahlah akupun tak mngerti, tapi sebenarnya dia itu dosen yang baik, sama sekali tidak buruk. Bahkan kariernya cukup cemerlang, terbukti ia acapkali mendapatkan penghargaan dari berbagai macam organisasi dan yayasan, baik nasional maupun intrnasional. Okey, kita skip saja, kini kembali ke ceritaku. Aku sendiri merupakan mahasiswa yang cukup aktif, aku banyak menghabiskan waktu didalam ruangan maupun diluar ruangan.

Selain menjadi mahasiswa, aku juga mempunyai usaha kecil-kecilan yang bergerak dibidang¬† fashion, bisa dibilang ini cukuplah menjanjikan. Karena aku hidup dari usahaku ini, mulai dari membiayai biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya pacaraan (biasalaah anak muda), semua berasal dari bisnisku ini. Meskipun hidupku tidaklah berkelimpahan, namun aku selalu mengucap syukur pada Sang Pencipta, karena aku bisa hidup dengan kondisi seperti sekarang ini. Aku selalu menyempatkan diri untuk, mengulas, hal apa saja yang sudah aku lakukan hari ini. Mulai dari bangun tidur, makan pagi, mandi sampai berangkat ke kampus hari ini. Dan setelah kulihat ternyata, begitu banyak yang sudah kulalui, dengan penuh cucuran keringat. Tapi yang paling berkesan untuk hari ini, adalah waktu aku harus mengumpulkan tugas pada dosenku. Rasannya dag…dig…dug…tak dapat kuceritakan, semuannya bercampur baur.

Aku sangat menyadari. Bahwa ketika kini aku beranjak masuk di universitas, data adalah segalannya. Maka dari itu aku harus menjagannya, seperti aku menjaga bayi, yang ada dalam tempat tidur. Mencukupkan keperluannya, dan menaruhnya ditempat yang aman, jauh dari segala marabahaya. Aku baru ingat, bahwa hari ini adalah hari dimana aku merayakan ulang tahunku yang ke 20, pacarku tadi pagi sudah memberiku selamat. Dan kini, aku sedang memnenteng handukku, aku akan pergi mandi. Dimejaku ada sebuah benda kecil yang bertuliskan TOSHIBA, dan ternyata alamaak……itu adalah sebuah USB yang mempunyai kapasitas penyimpanan yang besar. Lalu dibelakangnya, tertera kapasias penyimpanannya sebesar 14GB, sebuah memori yang cukup untuk menyimpan tulisan yang banyak, dan bukan hanya itu saja, melainkan juga foto, serta gambar. Betapa senangnya hatiku, aku dari dulu memang selalu dihadiahi USB yang bermerk TOSHIBA, jadi aku sudah tidak asing lagi. Malahan, sejak USB masih bekapasitas 256, lalu beranjak menjadi 512, kini dihadapanku ada sebuah benda istimewa yang berbobot ringan, dengan bentuk yang simpel. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk membantuku, mmbereskan tugas-tugas kuliahku. Warnanya yang putih, memberikan kesan bersih dan sedap dipandang, belum lagi ada penutupnya, yang membuat kita sebagai mahasiswa merasa aman, karena pasti akan terlindung dari air. Jadi, aku tak mau menunggu lagi, aku langsung memasukkan USB baruku ke laptopku, dan aku siap meluncur bersamannya.


Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>