KISS KISS For You

Jono seorang pria yang menarik, ia banyak sekali membaca buku dan ikut kegiatan disekolahnya. Wajahnyapun rupawan, hanya saja ia belum mempunyai kekasih hati. Banyak cara sudah ia tempuh, mulai dari ke salon untuk memberikan citra anak muda masa kini, melakukan fitnes, memakai pakaian paling hits, sampai gaya bicara yang disesuaikan dengan obrolan paling baru. Tapi tetap saja ia belum mendapatkan pacar. Jono menjadi tidak percaya diri, padahal teman-temannya yang lain, selalu sibuk jika malam minggu sudah datang. Beda halnya dengan Jono. Meskipun begitu ia tidak putus asa, Jono lalu mulai mencari- cari data yang akurat, mengenai makhluk yang namannya wanita.

Kegiatannya ini dilakukannya pada waktu senggang, malahan tak jarang ia melakukannya pada malam hari, saat orang-orang pada umumnya beristirahat. Tanpa kenal lelah-tanpa kenal menyerah Jono berusaha sekuat tenaga. Ia ingin menjadi orang yang bisa dibilang atau bahkan mendapat predikat ‘laki-laki sejati’ (laki-laki yang mempunyai pacar). Ia tidak rela jika dirinnyaterus menyandang gelar, ‘si bujang lapuk’. Dirinya tekun dan belajar, apa sekirannya yang menjadi rahasia para wanita. Kenapa teman-temannya begitu mudah mendapatkan pacar, sedangkan dirinnya justru sebaliknya.

Suatu hari Jono bertemu dengan seorang wanita cantik, namannya Desi. Saat itu Jono sedang ada di dalam supermarket, dirinya tengah berbelanja. Dan Desi ada disebelahnya, sedang membetulkan letak makanan yang hampir jatuh. Lalu kenapa Jono, bisa tahu namannya Desi….?Karena Desi memakai name tag, dan kebetulan Desi adalah karyawan di supermarket itu. Sehingga mudah bagi Jono untuk melancarkan niatnya berkenalan dengan Desi. Jono lalu perlahan mendekati Desi, jantungnya berdebar kencang. Antara ragu dan yakin, apakah ia akan berani untuk memperkenalkan dirinya poada Desi, ataukah malah sebaliknya ia akan diam mematung. Jono lalu melangkahkan kakinnya kedalam WC disana ia mematut-matutkan dirinnya didepan kaca, dan berkata dirinnya apakah dia sudah cukup layak untuk menjabat tangan Desi, seraya berbicara pada Desi.

Setelah selesai berdandan kilat di WC, Jono keluar dari WC. Ia berniat untuk memperkenalkan dirinnya pada Desi. Tapi apa mau dikata, Desi sudah tidak ada, Jono lalu mencarinnya di lorong tempat mereka berdua tadi bertemu, tapi nihil. Jono lantas berlari kebagian ruang karyawan, tapi ia tidak mendapati Desi disana. Jonopun tertunduk kecewa, ia lalu melihat segerombolan anak muda dibagian permen yang bertuliskan KISS, disana Jono menemui bahwa para anak muda tadi menyemut dibagian permen itu, karena mereka memburu tulisan pada permen itu, Jono juga tidak mau ketinggalan. Akhirnya dengan mantap Jono juga membeli satu bungkus permen KISS berwarna merah, dan memakannya, ia lalu membaca tulisan dipermen itu yang bertuliskan ‘Hai’, dan secara tak disangka Desilah yang menjadi kasir. Tanpa membuang waktu Jonopun menyerahkan permen itu. Dan mereka berduapun saling berkenalan.

 


Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>